Rabu, 04 Agustus 2010

Kata-kata Kiasan

Kalau kail panjang sejengkal, jangan laut hendak diduga
Artinya: Jangan melakukan sesuatu yang diluar batas kemampuan.

Encer otak
Artinya: Pandai/ cerdas.

Tertumbuk biduk dibelokkan, tertumbuk kata difikiri
Artinya: Manusia harus mengingat dimana dia pernah membuat kesalahan, sehingga tidak diulangi.

Tua renta, gatal mulut, tua nyinyir
Artinya: Orang tua yang hobi memberi nasehat, orang tua yang hobi menjaga gengsi dan kebesaran sehingga sering mengatur-atur kaum muda.

Kalau tidak ada sebab sesuatu yang penting, tidaklah perempuan itu akan suka mempertukarkan tepung yang telah halus dengan beras yang telah ditumbuk.
Kalau tidak berada-ada, tidak tempua bersarang rendah
Berjejak bak bakik, bersurih bak sipasin, berbau bak ambacang, tertangkap tangan, kecendrungan mata orang banyak
Artinya: Manusia melakukan sesuatu karena ada tujuan dan maksudnya. Bisa jadi menghindari bahaya atau mencari keuntungan, jadi apabila seseorang berbuat suatu yang tidak lazim, bila ia waras, maka itu pasti punya maksud tertentu.

Kusut di ujung tali, tiliklah ke pangkal tali
Artinya: Apabila bertemu dengan masalah, lihat pangkal awal penyebabnya untuk membuat keputusan guna menyelesaikannya.

Karena hanya jauhari jua yang mengenal manikan
Artinya: Jika hendak bicara atau bertindak mesti pandai membaca dan melihat situasi, perkataan dan tindakannya dibatasinya.

Sehari selembar benang, lama-lama menjadi sehelai kain
Artinya: Kesalahan-kesalahan kecil apabila dilakukan berulang-ulang akhirnya menjadi kesalahan besar pula.

Berpahit-pahit dahulu bermanis-manis kemudian
Artinya: Bekerja keras dan berusaha maksimal terlebih dahulu, pasti suatu saat akan mendapatkan hasil.

Siapa pandai meniti buih, selamat badan ke seberang
Artinya: Dalam mengarungi kehidupan manusia harus memperbanyak pengalaman, merenungi makna penderitaan, penuh keawasan dan kehati-hatian dalam bertindak, maka akan selamatlah hidupnya, penuh dengan martabat dan derajad mulia.

Katak hendak jadi lembu
Artinya: Mengharapkan sesuatu yang tak mungkin dicapai.

Laksana kayu surian yang akan bertukar daun, jatuh juga daun-daun tua ke bawah, karena hendak berganti dengan yang baru
Artinya: Manusia pasti mati, hampir sama maknanya dengan “patah tumbuh hilang berganti”.

Laut ditimba lagi kering
Artinya: Laut pun kalau ditimba pasti bisa kering, apalagi dalam membelanjakan uang, pasti lebih mudah. (digunakan untuk menyindir orang agar jangan bersifat boros)

Kisah beralih hanya lagi, sungguh beralih di sana jua
Artinya: Nama zaman saja yang berubah, tetapi keborosan (kejelekannya) tetap sama saja, bahkan bisa jadi lebih jelek.

Kari di dalam
Artinya: Alim/ pandai hanya dalam hati saja, tapi tidak dikeluarkan.

Bertukar monyet dengan beruk
Artinya: Yang menggantikan tidak lebih baik daripada yang digantikan.

Dimana ada gula di situ ada semut
Artinya: Segala sesuatu hanya akan didekati bila memberikan manfaat, dan orang-orang akan menghindar apabila bertemu sesuatu yang hanya akan mencelakakan.

Hilang warna karena penyakit, hilang bangsa karena tak beremas
Artinya: Kesehatan menjadi perhiasan warna muka, dan emas menjadi perhiasan dalam pergaulan. Digunakan untuk menunjukkan aspek lahiriah saja pada suatu hal.

Asal sabut terapung, asal batu terbenam
Artinya: Dalam hidup pasti ada manusia yang memuji dan membenci, tetapi segala sesuatu akan kembali menemui kematian.

Hitam di atas putih
Artinya: tertulis/ tercatat.

Dagang bertepatan
Artinya: Segala sesuatu itu ada yang memiliki kecocokan satu sama lain, begitu pula dalam persahabatan, karena itu sebaiknya dicari sahabat yang cocok dalam pergaulan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar